Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengungkapkan sebanyak 28.390 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)↗ telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, dari jumlah tersebut, baru 55,42 persen yang sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menyebut, berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN) per 12 Mei 2026, terdapat sekitar 15.795 SPPG yang telah memiliki sertifikat higiene sanitasi sebagai standar kelayakan operasional dapur MBG.
Baca Juga: Kapolri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi Tahun Ini, Bisa Serap 68 Ribu Tenaga Kerja↗
Pemerintah menilai sertifikasi tersebut penting untuk memastikan kualitas makanan yang dibagikan kepada masyarakat tetap aman, sehat, dan memenuhi standar gizi nasional. Seluruh SPPG juga diwajibkan melakukan pengecekan mutu makanan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.
Selain itu, pemerintah terus memperketat pengawasan terhadap operasional SPPG. Bahkan, ribuan SPPG yang dinilai belum memenuhi standar dilaporkan sempat dikenai penghentian sementara atau suspend untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.
Program MBG sendiri saat ini telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dan menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
source: Bakom RI: 55,42 Persen dari 28.390 SPPG di Indonesia Telah Kantongi SLHS↗

