Presiden ke-7 RI Joko Widodo ↗(Jokowi) mengaku ↗siap menunjukkan ijazah aslinya, mulai dari jenjang SD hingga S1. Meski begitu, pembuktian ↗terkait tudingan ijazah palsu ↗seharusnya dilakukan dalam persidangan. "Kalau diminta hakim untuk menunjukkan ijazah asli akan saya tunjukkan. Baik SD, SMP, SMA, S1 semuanya saya akan tunjukkan," ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, "Ya forumnya jelas. Forum hukumnya ada di pengadilan," sambungnya.
Selain itu, Jokowi berharap supaya perkara terkait tudingan ijazah palsu segera dilimpahkan ke pengadilan. Hal ini diperlukan supaya ada kepastian hukum. Ia juga mendorong agar berkas perkara segera dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan. "Ya pengin saya seperti itu secepat-cepatnya. Ini kan sudah hampir satu tahun," imbuh Jokowi. “Segera di-P21 dan diserahkan kepada pengadilan untuk nanti kita bisa menunjukkan, mana yang benar, mana yang tidak benar," tambahnya. Lebih lanjut, Jokowi juga merespons Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) yang meminta supaya ijazah asli segera ditunjukkan demi menyudahi polemik yang ada.
Menurut Jokowi, pihak yang menuduh seharusnya membuktikan tudingannya melalui proses hukum. "Itu juga serahkan pada proses hukum yang ada. Dan memang mestinya yang menuduh itu yang membuktikan," katanya. "Bukan saya disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh. Kebalik-balik itu," lanjut Jokowi. Ia juga menegaskan tidak ingin berspekulasi terkait pihak di balik isu tersebut karena memerlukan bukti dan fakta hukum

